Home Bisnis MARKET ANALIS MARKET (09/7/2024) : IHSG Mencoba Break Resistance di 7270

ANALIS MARKET (09/7/2024) : IHSG Mencoba Break Resistance di 7270

9
0

Beritamu.co.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG ditutup turun 0.03% diperdagangan kemarin (08/7), disertai dengan net sell asing sebesar Rp46 Miliar.

Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BBRI, ASII, BBNI, dan AMMN.

Sementara itu, Indeks utama Wall Street mayoritas menguat pada Senin (8/7), dimana S&P 500 dan Nasdaq reli rekor tertinggi. Terdorong hasil data inflasi utama dan laba dari beberapa raksasa keuangan dan perusahaan konsumen. S&P 500 naik 0,1% pada 5.572,85, sementara Nasdaq Composite naik 0,28% menjadi 18.403,74. Sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 31 poin (0,08%) pada 39.344,79. Sebagai informasi, indeks harga konsumen untuk Juni, akan dirilis Kamis (11/7/2024), dapat meningkatkan harapan tersebut jika angka utama menunjukkan sedikit peningkatan. Data indeks harga produsen akan dirilis pada Jumat (12/7). PepsiCo dan Delta Air Lines akan mengumumkan hasil pada Kamis (11/7). Kemudian, Citigroup dan JPMorgan Chase, akan melaporkan hasil pendapatan Q2 pada Jumat (12/7)

Di sisi lain, pergerakan indeks di bursa Asia melemah pada perdagangan awal pekan ini. Namun pasar optimis penguatan bursa Asia masih berlanjut dalam sepekan ini karena optimisme pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh The Fed hingga sentimen dari ketidakpastian pemilu Prancis. Indeks Shanghai China turun 0,93%, Nikkei 225 Jepang turun 0,32%, Hang Seng Hong Kong melemah 1,55%, dan ASX 200 Australia turun 0,76%. Indeks KOSPI Korea Selatan turun 0,16%, sedangkan KOSDAQ bergerak lebih tinggi atau naik 1,39%. Sementara itu, FTSE Singapura hari ini merupakan hari libur nasional memperingati Awal Muharam (Maal Hijrah). Selain itu, optimisme para pelaku pasar mengenai pemangkasan suku bunga AS didorong dari data-data ekonomi AS.

Baca Juga :  Wall Street Melemah Dipicu Merosotnya Saham Teknologi

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Selasa (09/7), Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman memperkirakan, “Hari ini IHSG berpotensi mencoba break resistance di 7270 dengan target dekat di 7320. Akan tetapi, jika gagal break 7270 potensi koreksi terbatas karena masih menunggu pidato the Fed dan data inflasi US minggu ini. Level support IHSG di 7180-7215, sedangkan level resist berada di 7270-7320.”

Lebih lanjut disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, Selasa (09/7), yaitu; BBRI, BRPT, AKRA, BRIS, BREN, dan JPFA.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;

1.BBRI: Buy on Weakness

Beli di 4650-4750, cutloss jika break di bawah 4670.

Jika tidak break di bawah 4650, potensi naik ke 4800-4850 short term.

2.BRPT: Spec Buy

Beli di 1120, cutloss jika break di bawah 1080.

Jika tidak break di bawah 1120, potensi naik ke 1170-1200 short term.

3.AKRA: Spec Buy

Beli di 1510, cutloss jika break di bawah 1500.

Jika tidak break di bawah 1500, potensi naik ke 1525-1540 short term.

4.BRIS: Spec Buy

Beli di 2450, cutloss jika break di bawah 2400.

Jika tidak break di bawah 2400, potensi naik ke 2500-2550 short term.

5.BREN: Spec Buy

Beli di 10075, cutloss jika break di bawah 10000.

Jika tidak break di bawah 10000, potensi naik ke 10300-10500 short term.

6.JPFA: Spec Buy

Beli di 1540, cutloss jika break di bawah 1520.

Jika tidak break di bawah 1540, potensi naik ke 1570-1600 short term.


https://pasardana.id/news/2024/7/9/analis-market-0972024-ihsg-mencoba-break-resistance-di-7270/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here