Home Bisnis MARKET ANALIS MARKET (08/7/2024) : IHSG Berpotensi Menguat

ANALIS MARKET (08/7/2024) : IHSG Berpotensi Menguat

7
0

Beritamu.co.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, pada penutupan Jumat kemarin (7/5), pasar AS bergerak menguat: Dow Jones +0.17%, S&P 500 +0.54%, dan Nasdaq +0.9%. S&P 500 mencapai rekor tertinggi baru, didorong oleh harapan pemotongan suku bunga setelah laporan pekerjaan yang positif. Saham-saham AS meningkat karena saham big tech menguat dan imbal hasil Treasury turun. Yield UST 10Y melemah – 2.12% (-0.093 bps) pada level 4.278%, dan USD index melemah -0.5% ke level 104.88.

Pasar komoditas terpantau mayoritas mayoritas melemah Jumat kemarin (7/5); harga minyak WTI -0.62% ke level USD 83.16/bbl, harga batubara – 0.55% di level USD 135.7/ton, dan CPO -0.66% ke level MYR 4,040. Harga emas terpantau menguat +1.37% ke level USD 2,397.7/toz).

Bursa Asia bergerak mayoritas melemah pada Jumat kemarin (7/5): Kospi +1.32%, Hang Seng -1.27%, Nikkei -0.00% dan Shanghai -0.26%. IHSG ditutup menguat +0.45% ke level 7,253.4. Investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar IDR 558.3 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar IDR 463.1 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing sebesar IDR 95.2 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler didominasi oleh BMRI (IDR 179 miliar), BBCA (IDR 139.5 miliar), dan TLKM (IDR 57.8 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatat oleh BRMS (IDR 52.5 miliar), JSMR (IDR 29 miliar), dan ASII (IDR 23.6 miliar). Adapun top sector gainer adalah sektor IDXHLTH, sementara yang menjadi top sector loser adalah sektor IDXBASIC. Top leading movers emiten BMRI, BBCA, TLKM, sementara top lagging movers emiten BMRI, BBCA, TLKM.

Baca Juga :  Bayar Utang, BMTR Kembali Tawarkan Surat Utang Rp1 Triliun Berbunga Hingga 11 Persen

Diperdagangan Senin (08/7) pagi ini, Kospi tercatat menguat +0.24% dan Nikkei melemah -0.017%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG bergerak menguat hari ini seiring dengan meningkatnya peluang pemangkasan suku bunga acuan karena direvisinya turunnya nonfarm payroll bulan Mei dan naiknya tingkat pengangguran di Amerika pada Juni lalu,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Senin (08/7).


https://pasardana.id/news/2024/7/8/analis-market-0872024-ihsg-berpotensi-menguat/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here