Home Bisnis Saham Batu Bara Bangkit, Pangkas Pelemahan IHSG Pagi Ini

Saham Batu Bara Bangkit, Pangkas Pelemahan IHSG Pagi Ini

8
0
'Suara Kematian' Tak Bikin Batu Bara Gentar, Harga Rekor Lagi

Jakarta, BeritaMu.co.id Setelah sempat melemah sesaat bel pembukaan pasar berbunyi, saham-saham batu bara berbalik arah ke zona hijau pada perdagangan pagi ini, Rabu (15/9/2021), di tengah harga batu bara kembali menembus rekor tertinggi baru setidaknya sejak 2008.

Seiring pembalikan arah tersebut, menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memangkas koreksi dari sebesar 0,23% pada 09.10 WIB, menjadi koreksi 0,16% ke 6.119,160 pada 09.28 WIB.

Berikut pergerakan saham batu bara, menurut

Borneo Olah Sarana Sukses (BOSS), saham +6,02%, ke Rp 88/saham

Indo Tambangraya Megah (ITMG), +2,39%, ke Rp 18.200/saham

Harum Energy (HRUM), +1,94%, ke Rp 5.250/saham

Bumi Resources (BUMI), +1,85%, ke Rp 55/saham

Indika Energy (INDY), +1,79%, ke Rp 1.425/saham

Mitrabara Adiperdana (MBAP), +0,93%, ke Rp 3.270/saham

Bayan Resources (BYAN), +0,85%, ke Rp 14.900/saham

Golden Eagle Energy (SMMT), +0,51%, ke Rp 196/saham

Adaro Energy (ADRO), +0,36%, ke Rp 1.390/saham

Prima Andalan Mandiri (MCOL), +0,31%, ke Rp 1.620/saham

Menurut data di atas, saham BOSS menjadi yang paling melonjak, dengan kenaikan 6,02% ke posisi Rp 88/saham, rebound dari koreksi 5,68% pada perdagangan kemarin. Adapun pada Senin (13/9) saham ini melejit 12,82%.

Dalam sepekan saham BOSS naik 1,16%, sementara dalam sebulan melesat 29,85%.

Di posisi kedua, ada saham ITMG yang terkerek 2,39% ke Rp 18.200/saham, melanjutkan kenaikan selama 3 hari beruntun. Dalam sepekan, saham ITMG terangkat 4,91%, sementara dalam sebulan melejit 10,67%.

ITMG berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 118 juta atau setara dengan Rp 1,71 triliun (kurs Rp 14.500/US$) pada paruh pertama tahun ini.

Laba bersih ini naik signifikan hingga 312% dari periode yang sama tahun sebelumnya dimana laba bersih yang diperoleh perusahaan tercatat di angka US$ 29 juta atau setara dengan Rp 420,5 miliar.

Baca Juga :  Awas! IHSG Volatil seperti Kasus Covid-19 di Indonesia

Peningkatan laba bersih ini salah satunya dipicu oleh momentum kenaikan harga batu bara setelah sebelumnya saat harga batubara sempat mengalami penurunan di tahun 2020.

Sepanjang paruh pertama 2021, Perusahaan mencatat perolehan rata-rata harga batu bara sebesar USD 74,7 per ton, naik 34% dari USD 55,7 per ton di enam bulan awal tahun lalu.

Di posisi ketiga ada saham emiten Kiki Barki HRUM dan Grup Bakrie BUMI yang masing-masing naik 1,94% dan 1,85% pada pagi ini.

Harga batu bara masih kuat naik meski tipis saja. Ini membuat harga si batu hitam menembus rekor baru.

Kemarin, harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) tercatat US$ 179,3/ton. Naik 0,08% dibandingkan hari sebelumnya.

Walau cuma naik tipis, tetapi harga batu bara mengukir rekor baru. Harga US$ 179,3/ton adalah yang tertinggi setidaknya sejak 2008.

Batu bara adalah salah satu komoditas dengan kenaikan tertinggi pada tahun ini. Sejak akhir 2020 (year-to-date/ytd), harga si batu hitam meroket 120,43%.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan harga batu bara melonjak. Satu, harga gas alam juga naik. Secara ytd, harga gas alam melesat 107,8%.

Kenaikan ini membuat biaya pembangkitan listrik dengan gas alam menjadi mahal. Di Eropa, biaya pembangkitan listrik dengan gas alam pada 7 September 2021 adalah EUR 52,4/MWh. Sementara dengan batu bara, biayanya EUR 43,72/MWh. Hal ini membuat batu bara lebih menarik.

Dua, permintaan batu bara melonjak tajam. Pada Agustus 2021, impor batu bara China adalah 28,1 metrik ton. Melesat 35,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).

Update Terus berita terkini di BertaiMU.co.id

[]

(adf/adf)

Demikian berita mengenai Saham Batu Bara Bangkit, Pangkas Pelemahan IHSG Pagi Ini, ikuti terus update berita dari kami

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/market/20210915093730-17-276371/saham-batu-bara-bangkit-pangkas-pelemahan-ihsg-pagi-ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here