Home Bisnis MARKET ANALIS MARKET (14/3/2023) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

ANALIS MARKET (14/3/2023) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

12
0

Beritamu.co.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (13/3), IHSG ditutup menguat 21,65 poin (+0,32%) ke level 6.786,96.

IHSG berhasil menguat seiring outlook fundamental domestik yang tetap kuat ditengah tantangan eksternal yang dominan negative.

Terbaru, BBRI memutuskan membagikan dividen sebesar Rp43,5 triliun atau sekitar 85% dari total laba bersih Rp51,4 triliun (FY 2022).

Pekan ini, investor menanti rilis data Inflasi AS (Feb-23), Neraca Perdagangan Indonesia (Feb-23) dan RDG Bank Indonesia.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, tercermin dari DJIA (-0,28%), S&P 500 (-0,15%), dan Nasdaq (+0,45%).

Investor memiliki kekhawatiran tersendiri terkait krisis perbankan yang sedang terjadi di Silicon Valley Bank (SVB).

Saham bank mengalami penurunan cukup signifikan, di sisi lain saham teknologi besar dan pertumbuhan lainnya naik.

Regulator AS mengumumkan serangkaian tindakan darurat untuk menyediakan likuiditas.

Di antara bank, First Republic Bank turun 61,8% diikuti oleh Western Alliance Bancorporation (-47%), Metropolitan Bank (- 43,7%), dan banyak bank regional yang turun lebih dari 20% termasuk KEY, First Foundation, Comerica, dan Zions Bancorporation.

Baca Juga :  Ditutup di Level 6.991, IHSG Kamis Melemah -0,29 Persen

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan. Investor hari ini akan mencermati rilis data Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) Januari 2023,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (14/3).


https://pasardana.id/news/2023/3/14/analis-market-1432023-ihsg-diperkirakan-cenderung-tertekan/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here