
Beritamu.co.id –
J-Hope BTS (Bangtan Boys) merilis album digital alih-alih fisik. Hal ini disebut-sebut sebagai upaya HYBE Labels untuk menyelamatkan reputasi mereka dari kritik terkait konten ramah lingkungan.
Salah satu alasan artis K-Pop digemari karena kemasan album fisik mereka yang mengesankan. Namun hobi K-Popers mengoleksi photocard menuai kecaman netizen karena pembelian massal album sangat tidak ramah lingkungan.
Dengan isu lingkungan yang menjadi semakin penting, VICTON memulai gerakan ramah lingkungan dengan merilis versi digital dari album mereka. Sedangkan album SF9 akan dibuat dari bahan yang dapat terurai secara alami.
Seperti perusahaan K-Pop lainnya, HYBE telah mencoba melakukan bagian mereka untuk melindungan lingkungan. Mereka mulai dengan menunjuk anggota dewan baru Lee Mi Kyung, CEO GreenFund.
Mengikuti jejak grup seperti VICTON, HYBE juga mencoba hal yang sama. Secara khusus, mereka telah menguji strategi ESG mereka (untuk menunjukkan pertimbangan mereka terhadap masalah lingkungan dan sosial) dengan merilis album solo J-Hope, “Jack In The Box.”
Terungkap bahwa tidak akan ada versi fisik dari album tersebut. Album J-Hope pada dasarnya hanya sebuah paket dengan kode QR dan photocard.
Ketika ARMY melihat laporan tentang HYBE menggunakan album J-Hope untuk mencoba dan menerapkan strategi ramah lingkungan, banyak yang marah karena beberapa alasan.
ARMY bertanya-tanya kenapa HYBE menguji album J-Hope yang hanya memiliki dua versi. Mereka membandingkannya dengan grup lain di bawah label yang memiliki lebih banyak versi untuk comeback dengan jumlah photocard yang banyak.
Kurangnya album fisik akan berdampak pada kemampuan idol untuk ditempatkan di tangga lagu dunia dan juga berapa banyak keuntungan yang akan diterima J-Hope. Ini menjadi alasan lain yang membuat ARMY marah.
Masalah lain yang dimiliki ARMY dan netizen dengan pengumuman ini adalah bahwa, terlepas dari “dedikasi” perusahaan terhadap lingkungan, mereka juga berpartisipasi dalam NFT (non-fungible token). Seperti diketahui, NFT sangat tidak ramah lingkungan.
Meski HYBE tampaknya berusaha untuk menegakkan pesan positif untuk melindungi lingkungan melalui album J-Hope, banyak netizen yang marah dan menyebut perusahaan tersebut munafik.
(wk/chus)
Sumber : https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00438350.html