Categories: MARKET

Agus Gumiwang: Banyak Perusahaan Tutup dan Melakukan PHK Terdampak Pemberlakuan Permendag 8/2024

Beritamu.co.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bertekad untuk terus memperjuangkan kebutuhan dari para pelaku industri manufaktur di Indonesia agar dapat menjalankan produktivitasnya dengan baik serta meningkatkan daya saingnya.

Oleh karena itu, diperlukan kebijakan atau peraturan yang strategis untuk mendukung terciptanya iklim usaha kondusif.

“Pada prinsipnya, kami aktif melakukan berbagai upaya untuk mendukung industri manufaktur nasional, khususnya untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing terhadap produk-produk manufaktur dalam negeri,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita seperti dikutip di Jakarta, Rabu (10/7/2024) .

Menperin mengemukakan, saat ini industri manufaktur menghadapi berbagai tantangan, baik dampak dari kondisi domestik maupun global.

“Contohnya adalah perubahan regulasi yang berkali-kali, seperti terbitnya Permendag 8/2024. Sebab, perubahan-perubahan tersebut membuat bingung para pelaku industri dalam negeri,” tuturnya.

Banyak asosiasi dan pelaku industri yang telah menyampaikan secara resmi kepada Menperin bahwa isi Permendag 8/2024 dianggap dapat “mematikan” industri dalam negeri.

“Karena melalui pemberlakuan aturan itu, industri dalam negeri akan sangat kesulitan menghadapi gempuran barang-barang impor, yang harganya sangat murah. Ini tentunya membawa dampak banyak perusahaan yang tutup dan melakukan PHK,” imbuhnya.

Related Post

Namun demikian, beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo telah menggelar rapat terbatas untuk mencari solusi di tengah jeritan industri dalam negeri.

Alhamdulillah, dalam ratas tersebut, upaya yang kami perjuangkan telah disetujui oleh Bapak Presiden. Misalnya, penetapan BMDTP dan BMAD, tentunya untuk melindungi industri dalam negeri,” ujar Menperin.

Agus menambahkan, pada ratas tersebut, dirinya juga telah mengusulkan kepada Presiden agar dapat memberlakukan kembali Permendag 36/2023.

“Bapak Presiden mengatakan untuk segera dikaji. Karena menurut pandangan kami, Permendag 36/2023 itu merupakan yang paling ideal,” tegasnya.


https://pasardana.id/article/2024/7/10/agus-gumiwang-banyak-perusahaan-tutup-dan-melakukan-phk-terdampak-pemberlakuan-permendag-82024/

Yulia Vera

Recent Posts

OJK Gandeng Kemenhut, Optimalkan Potensi Miliaran dari Karbon Perhutanan Sosial – Petani Hutan Kini Punya Jalan Baru ke Permodalan

Beritamu.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyepakati peningkatan kerja sama…

22 hours ago

Wall Street Melemah Dipicu Anjloknya Saham Teknologi

Beritamu.co.id - Wall Street melemah pada Jumat (29/8/2025) dipicu anjloknya saham sektor teknologi. Seperti…

1 day ago

Sepekan Perdagangan: Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp14.182 Triliun, Meningkat 0,36% Dibanding Pekan Sebelumnya

Beritamu.co.id - Data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan, pada periode…

2 days ago

Indomobil Sukses Internasional Tbk Informasikan Pengambilalihan Saham dalam PT Nissan Motor Indonesia Oleh Anak Usaha Perseroan

Beritamu.co.id – PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IDX: IMAS) (Perseroan) menyampaikan Laporan Informasi atau…

2 days ago

Bank Mayapada Internasional Tbk Informasikan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi yang Akan Jatuh Tempo

Beritamu.co.id - PT Bank Mayapada Internasional Tbk (IDX: MAYA) menyampaikan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi…

2 days ago

NISP Informasikan Transaksi Afiliasi Penyediaan Jasa Teknologi Informasi kepada PT OCBC Sekuritas Indonesia

Beritamu.co.id - PT Bank OCBC NISP Tbk (IDX: NISP) menyampaikan informasi tentang Transaksi Afiliasi…

2 days ago