Home Bisnis MARKET ANALIS MARKET (26/6/2024) : Masih Ada Potensi Penguatan IHSG Berlanjut

ANALIS MARKET (26/6/2024) : Masih Ada Potensi Penguatan IHSG Berlanjut

6
0

Beritamu.co.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, Pasar saham global sebagian besar naik pada perdagangan hari Selasa (25/6), dengan saham produsen chip AI, NVIDIA pulih setelah penurunan selama tiga hari, sementara Dollar sedikit menguat terhadap Yen Jepang.

Saham Nvidia naik 6,8%, mengakhiri tren penurunannya selama 3chari.

Indeks NASDAQ melonjak lebih dari 1%, juga mengakhiri tren turun selama 3 hari, sementara sektor Teknologi dan Layanan Komunikasi memimpin kenaikan di indeks S&P 500.

Para investor tengah mengevaluasi apakah saham-saham terkait AI seperti Nvidia masih akan mampu melaju terus dan menopang pasar saham ke titik rekor demi rekor.

Seperti diketahui, Nvidia sempat menjadi perusahaan terbesar di dunia minggu lalu, namun sudah anjlok sekitar 16% dari puncaknya Kamis lalu hingga penutupan Senin kemarin.

Pelaku pasar juga menantikan data PCE price index pada Jumat, yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut tentang gambaran Inflasi AS dan kapan Federal Reserve mungkin mulai memangkas suku bunga.

Mereka juga menantikan dimulainya Pemilu di Prancis pada akhir pekan ini dan debat calon presiden AS pertama pada hari Kamis.

Adapun indeks MSCI untuk saham di seluruh dunia naik 2,49 poin, atau 0,31%, menjadi 803,77.

Indeks STOXX 600 turun 0,23%. AS laporkan Consumer Confidence (Jun) di level 100.4 , lebih baik sedikit dari ekspektasi 100.0 walaupun angka ini ternyata lebih rendah dari keyakinan konsumen bulan sebelumnya 101.3.

Nanti malam akan dinantikan data New Home Sales (May) dan angka cadangan minyak AS dari pemerintah.

CURRENCY : DOLLAR AS menguat, didukung oleh komentar hawkish dari pejabat The Fed Michelle Bowman yang mengatakan bahwa suku bunga stabil “untuk sementara waktu” kemungkinan besar cukup memadai untuk mengendalikan Inflasi. Dia juga mengulangi kesiapannya untuk menaikkan biaya pinjaman bilamana diperlukan. DOLLAR INDEX, yang mengukur kekuatan dollar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,11% menjadi 105,63, sedangkan Euro turun 0,19% menjadi USD 1,0712.

Baca Juga :  Layanan SIMBG Diluncurkan Dukung Kemudahan Perizinan

FIXED INCOME : kurva imbal hasil antara obligasi 2 tahun dan 10 tahun melebar menjadi lebih dari 50 basis poin untuk pertama kalinya tahun ini ; sebagian terjadi karena adanya demand tinggi pada lelang obligasi tenor 2 tahun.

KOMODITAS : Harga MINYAK turun masih dihantui kekhawatiran lesunya demand setelah permulaan lambat musim berkendara di musim panas AS. Terbukti dari malah adanya penambahan stok minyak AS tak terduga sebesar 914ribu barrel, berbanding terbalik dengan prediksi menghilangnya 3 juta barrel dari cadangan. Futures BRENT untuk bulan Agustus ditutup turun menjadi USD 85,01 / barel, sementara Futures US WTI juga ditutup melemah pada USD 80,83. Harga EMAS spot turun 0,6% menjadi USD 2.318,82 / ons.

MARKET ASIA : JEPANG laporkan Inflasi BoJ Core CPI yang naik ke level 2.1% yoy, berhasil kalahkan forecast & periode sebelumnya pada 1.9% dan 1.8% tapi ini belum jua mengangkat YEN dari sekitar titik terendah 2bulan, sekitar 160 Yen terhadap Dollar ; membuat para trader waspada terhadap tanda-tanda intervensi lebih lanjut dari otoritas Jepang untuk menopang mata uang tersebut.

IHSG ditutup menguat tipis 0.13% ke level 6889.17, masih sedikit dibayangi oleh jual bersih asing senilai IDR 39.73 miliar (all market). Posisi ini menjaga IHSG aman di atas Support MA10 / 6840.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, analis NH Korindo Sekuritas menilai masih ada potensi penguatan berlanjut menuju next Resistance: MA20 / 6965 up to angka bulat 7000 selaku level psikologis.

Oleh karena itu, investor disarankan untuk menahan Average Up sebelum IHSG mampu buktikan diri tembus Resistance, demi money management yang aman.

“IHSG upayakan kenaikan lagi namun belum berhasil bukukan langkah yang signifikan dengan break out MA20 / level 6950 , yang akan jadi Resistance krusial terdekat di mana penembusannya akan bebaskan IHSG kembali menuju ranah 7000-an. Namun setidaknya IHSG masih bertahan di atas Support MA10 / 6840,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset Rabu (26/6).


https://pasardana.id/news/2024/6/26/analis-market-2662024-masih-ada-potensi-penguatan-ihsg-berlanjut/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here