Home Bisnis MARKET BSSR Akan Tebar Dividen Interim Rp118,3 Per Saham

BSSR Akan Tebar Dividen Interim Rp118,3 Per Saham

11
0

Beritamu.co.id– PT Baramulti Suksesarana Tbk(IDX:BSSR) akan mengirim  dividen tengah tahun atau interim II dengan total nilai USD20 juta kepada pemegang 2.616.500.000 saham pada tanggal 24 Januari 2024.

Mengutip keterangan resmi emiten batu bara itu pada laman Bursa Efek Indonesia(BEI) bahwa untuk perseroan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia  pada tanggal 27 Desember 2023  sebesar Rp15.414 per USD1.

Investor berminat dividen itu, wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) penutupan bursa tanggal 5 Januari 2024, atau cum dividen reguler dan negosiasi. Sedangkan cum dividen pasar tunai jatuh pada penutupan bursa tanggal 9 Januari 2024.

Saat itu setiap pemegang 1 saham BSSR akan mendapat Rp118, 39 per lembar atau USD0,00764 per helai.

Rencana itu buah dari keputusan direksi dan telah disetujui dewan komisaris BSSR pada 22 Desember 2023 dengan mengacu kinerja sembilan bulan 2023.

BSSR mencatatkan laba bersih senilai USD125,56 juta dalam sembilan bulan tahun 2023, atau anjlok 36,5 persen dibanding periode sama tahun 2022 yang setara USD197,56 juta.

Baca Juga :  DRMA Bukukan Lonjakan Laba Bersih 144 Persen YoY di Semester 1 2023

Dampaknya, laba per saham dasar melorot ke level USD0,048 per lembar pada akhir September 2023, sedangkan di akhir kuartal III 2022 berada di level USD0,0755 per helai.

Padahal, penjualan tumbuh 18,3 persen secara tahunan menjadi USD856,52 pada akhir September 2023.

Penopangnya, penjualan kepada pihak ketiga naik 21,3 persen menjadi Rp780,46 miliar.

Senada, penjualan kepada Tata International Singapore Pte. Ltd melonjak 59,6 persen menjadi USD28,9 juta.

Tapi penjualan kepada Brooklyn Enterprise Pte. Ltd anjlok 39,1 persen yang tersisa USD37,386 juta.

Sayangnya, beban pokok penjualan membengkak 49,8 persen secara tahunan menjadi USD577,48 juta pada akhir September 2023.

Pemicunya, biaya pengupasan tanah naik 70,1 persen menjadi USD274,58 juta.

Senasib, biaya pengangkutan menggembung 46 persen menjadi USD73,213 juta.

Lalu, biaya penanganan dan jasa muat melambung 50 persen menjadi USD33,8 juta.

Bahkan, biaya penggalian batu bara melonjak 66,2 persen menjadi USD28,6 juta.

Akibatnya, laba kotor amblas 17,2 persen secara tahunan yang tersisa USD279,03 juta pada akhir September 2023.

 

 


https://pasardana.id/news/2023/12/27/bssr-akan-tebar-dividen-interim-rp118-3-per-saham/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here