Categories: Berita Pilihan

Biden luncurkan kemitraan ekonomi dengan 12 negara, termasuk Indonesia

Jakarta (Beritamu.co.id) – Presiden Amerika Serikat Joe Biden meluncurkan Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik (IPEF) bersama 12 negara mitra tahap awal, termasuk Indonesia.

Dalam pernyataan yang dirilis Selasa, Gedung Putih menyebutkan kerangka kerja itu akan mewujudkan ekonomi yang lebih kuat, lebih adil, lebih tangguh bagi para keluarga, pekerja, dan kalangan pebisnis di AS dan kawasan Indo-Pasifik.

“Amerika Serikat adalah kekuatan ekonomi Indo-Pasifik, dan perluasan kepemimpinan ekonomi AS di kawasan ini adalah hal yang baik bagi para pekerja dan kalangan bisnis Amerika, juga bagi masyarakat di kawasan ini,” kata Gedung Putih.

IPEF akan memungkinkan AS dan negara-negara mitra untuk menentukan aturan main yang akan memastikan para pekerja, usaha kecil, serta petani Amerika bisa bersaing di Indo-Pasifik.

“Seperti yang telah disampaikan oleh Presiden (Biden), mengatasi inflasi adalah prioritas tertinggi ekonomi, dan kerangka kerja ini akan membantu menurunkan biaya dengan membuat rantai pasokan kita lebih tangguh dalam jangka panjang, melindungi kita dari disrupsi berbiaya tinggi yang mengakibatkan harga lebih mahal di tingkat konsumen,” ujar Gedung Putih.

Investasi langsung AS di kawasan Indo-Pasifik mencapai lebih dari 969 miliar dolar (sekitar Rp14,21 kuadriliun) pada 2020, dan telah meningkat hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir.

Related Post

Perdagangan dengan Indo-Pasifik mendukung lebih dari tiga juta lapangan kerja di Amerika dan merupakan sumber investasi asing langsung di AS senilai hampir 900 miliar dolar (sekitar Rp13,19 kuadriliun).

Dengan jumlah penduduk mencapai 60 persen dari populasi dunia, Indo-Pasifik diproyeksikan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan global selama 30 tahun ke depan.

“Amerika Serikat dan para mitranya di kawasan ini percaya bahwa sebagian besar kesuksesan kami dalam beberapa dekade yang akan datang akan bergantung pada seberapa baik pemerintah memanfaatkan inovasi —terutama transformasi yang akan berlangsung dalam sektor energi bersih, digital, dan teknologi— seraya membentengi ekonomi kita dari berbagai ancaman, dari rantai pasokan yang rapuh, korupsi, hingga suaka pajak. Model peran serta ekonomi masa lalu tidak mengatasi tantangan ini, yang membuat para pekerja, kalangan bisnis, dan konsumen kita menjadi rentan,” kata Gedung Putih.

Kerangka kerja ini akan berfokus pada empat pilar kunci untuk menegakkan komitmen berstandar tinggi yang akan memperdalam peran serta ekonomi di Indo-Pasifik, yaitu ekonomi yang terhubung, ekonomi yang tangguh, ekonomi bersih, dan ekonomi yang adil.

Diumumkan di sela-sela kunjungan Presiden Biden ke Tokyo, IPEF sejauh ini melibatkan 12 negara, yaitu AS, Australia, Brunei Darussalam, India, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, yang secara keseluruhan mewakili 40 persen dari produk domestik bruto (PDB) dunia.

Berita ini sudah di terbitkan oleh di (https://www.antaranews.com/berita/2899689/biden-luncurkan-kemitraan-ekonomi-dengan-12-negara-termasuk-indonesia)

Chavied Mardi

Wisata Blogger yang menyenangkan

Recent Posts

OJK Gandeng Kemenhut, Optimalkan Potensi Miliaran dari Karbon Perhutanan Sosial – Petani Hutan Kini Punya Jalan Baru ke Permodalan

Beritamu.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyepakati peningkatan kerja sama…

23 hours ago

Wall Street Melemah Dipicu Anjloknya Saham Teknologi

Beritamu.co.id - Wall Street melemah pada Jumat (29/8/2025) dipicu anjloknya saham sektor teknologi. Seperti…

1 day ago

Sepekan Perdagangan: Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp14.182 Triliun, Meningkat 0,36% Dibanding Pekan Sebelumnya

Beritamu.co.id - Data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan, pada periode…

2 days ago

Indomobil Sukses Internasional Tbk Informasikan Pengambilalihan Saham dalam PT Nissan Motor Indonesia Oleh Anak Usaha Perseroan

Beritamu.co.id – PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IDX: IMAS) (Perseroan) menyampaikan Laporan Informasi atau…

2 days ago

Bank Mayapada Internasional Tbk Informasikan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi yang Akan Jatuh Tempo

Beritamu.co.id - PT Bank Mayapada Internasional Tbk (IDX: MAYA) menyampaikan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi…

2 days ago

NISP Informasikan Transaksi Afiliasi Penyediaan Jasa Teknologi Informasi kepada PT OCBC Sekuritas Indonesia

Beritamu.co.id - PT Bank OCBC NISP Tbk (IDX: NISP) menyampaikan informasi tentang Transaksi Afiliasi…

2 days ago