Jakarta, BeritaMu.co.id – Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings menurunkan peringkat pengembang properti PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN).
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 13 Agustus, peringkat perusahaan dan Obligasi Senior USD sebesar 300 juta yang diterbitkan APLN diturunkan dari CCC+ menjadi CCC dengan peringkat pemulihan tetap RR4.
“Penurunan peringkat tersebut dikarenakan Fitch berpandangan bahwa likuiditas perseroan berpotensi tidak mampu menutup pembayaran utang yang lebih dari 6 bulan ke depan,” tulis BEI, dikutip Selasa (17/8/2021).
Untuk diketahui obligasi senior USD yang diterbitkan oleh APLN yang dimaksud yakni yang dijamin dengan jaminan perusahaan dari perseroan dan beberapa entitas anak perseroan, dicatatkan dan diperdagangkan di Singapore Exchange Securities Trading.
APLN sebelumnya menyebutkan, hingga Juni 2021 perusahaan memiliki total utang yang akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 tahun mencapai Rp 712,35 miliar.
Utang tersebut terdiri dari utang bank dan surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN).
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), utang tersebut merupakan kredit yang digunakan untuk penyelesaian sejumlah proyek milik perusahaan. Penyelesaian utang bank ini ditargetkan akan dapat dibayarkan menggunakan dana operasional perusahaan.
Sedangkan untuk MTN, saat ini sedang dalam proses untuk perpanjangan jangka waktu jatuh tempo. MTN ini menurut jadwal akan jatuh tempo pada 22 Agustus 2021 mendatang.
Untuk memperbaiki likuiditas, saat ini perusahaan dalam proses untuk melakukan penjualan aset yang dimiliki oleh anak usahanya, PT Buana Makmur Indah (BMI). Penjualan aset ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesepakatan perusahaan.
Selain aset berupa bidang tanah, perusahaan juga kan melakukan penjualan kepemilikan saham BMI dalam PT Trans Heksa Karawang sebanyak 7,13 juta atau 6,56%.
“Rencana transaksi akan memiliki dampak positif atas kegiatan operasional dan kondisi finansial, terutama likuiditas perusahaan,” tulis manajemen perusahaan dalam keterbukaan informasinya mengenai penjualan aset ini.
[]
(dob/dob)
Demikian berita mengenai Likuiditas Seret, Fitch Turunkan Peringkat APLN ke CCC, ikuti terus update berita dari kami
Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/market/20210817153940-17-269102/likuiditas-seret-fitch-turunkan-peringkat-apln-ke-ccc
Beritamu.co.id - Jap Astrid Patricia selaku Komisaris PT Prima Globalindo Logistik Tbk (IDX: PPGL)…
Beritamu.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Lembaga Keuangan…
Beritamu.co.id - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) kembali hadir dalam KPR BRI Property…
Beritamu.co.id - PT Delta Dunia Makmur Tbk (Delta Dunia Group) (IDX: DOID), melalui anak…
Beritamu.co.id - PT Unilever Indonesia Tbk (IDX: UNVR) menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material…
Beritamu.co.id - Emiten manufaktur komponen otomotif terkemuka di Indonesia, PT Dharma Polimetal Tbk (IDX:…