Home Berita Pilihan Mengapa Korea Selatan begitu mendominasi panahan Olimpiade

Mengapa Korea Selatan begitu mendominasi panahan Olimpiade

32
0

Jakarta (BeritaMu.co.id) – Minggu 25 Juli kemarin tim panahan putri Korea Selatan menorehkan catatan istimewa dalam sejarah Olimpiade.

Mereka bukan saja merebut medali emas kedua dari panahan setelah sehari sebelumnya menggondol medali serupa dari beregu campuran.

Tapi medali emas kedua mereka itu juga mengukuhkan dominasi beregu putri mereka dalam sembilan Olimpiade terakhir sejak nomor ini pertama kali dilombakan pada Olimpiade Seoul 1988. Beregu putranya merebut lima medali emas dari periode sama.

Tak ada yang mampu meruntuhkan dominasi tim putri Korsel. Mereka menandingi dominasi Amerika Serikat dalam estafet 4×100 meter gaya ganti putra dan dominasi Kenya dalam lari halang rintang 3.000 meter putra.

Tiga negara ini mendominasi tiga nomor tersebut selama sembilan Olimpiade terakhir.

Uniknya, ketiga srikandi yang menjadi anggota beregu putri Korsel ini belum pernah merasakan atmosfer Olimpiade sebelumnya.

Salah satu dari ketiga pemanah itu, An San, sehari sebelumnya sudah memperoleh medali emas dari beregu campuran. Dua lainnya adalah Kang Chae Young dan Jang Minhee.

Mereka menaklukkan Komite Olimpiade Rusia (ROC) dengan skor telak 6-0 dalam final. ROC adalah nama pengganti untuk Rusia yang dilarang menggunakan namanya dalam segala turnamen pada 2021 dan 2022, termasuk Olimpiade Tokyo, sebagai bagian dari sanksi terkait skandal doping negara itu.

Baca Juga :  Klasemen perolehan medali Olimpiade Tokyo: China masih di puncak

Ah, Kang dan Jang menyisihkan dua rekannya yang menjuarai Olimpiade Rio 2016, Ku Bon-chan dan Chang Hye-jin, dari seleksi timnas untuk Tokyo 2020.

Meskipun demikian, nama atlet boleh gonta ganti, tapi dominasi Korea Selatan dalam panahan putri tetap tak tergoyahkan.

“Sungguh satu kehormatan bisa menunjukkan panahan Korea sebagai yang terbaik,” kata Kang seperti dikutip AP.

Rekannya yang masih remaja, Ah San, menimpali, “sebagai tim, kami memiliki ambisi dan target menjuarai nomor beregu, dan kami berhasil.”

Ah San yang masih berusia 20 tahun tapi sudah meraih dua emas, kini mengalihkan perhatian kepada perseorangan putri, Jumat pekan depan.

“Saya sudah mencapai target saya, jadi saya akan menikmati nomor perseorangan mulai sekarang,” kata Ah San seperti dikutip Reuters.

Selanjutnya banyak pemanah terampil
123Tampilkan Semua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here