Home Kpop Tak Mau Dibandingkan Dengan EXO dan BTS, Seventeen Punya Gaya Musik Yang...

Tak Mau Dibandingkan Dengan EXO dan BTS, Seventeen Punya Gaya Musik Yang Berbeda

964
0

Tak-Mau-Dibandingkan-Dengan-EXO-dan-BTS,-Seventeen-Punya-Gaya-Musik-Yang-Berbeda

BeritaMU.co.id Comeback dengan album ‘Al1’, grup Seventeen langsung melejit dengan single utamanya yang berjudul ‘Don’t Wanna Cry’. Untuk melancarkan proses promosi album comeback 2017, grup besutan Pedis Entertainment itu melakukan showcase bersama ratusan fans setianya yang disebut dengan Carats.

Dalam showcase yang digelar beberapa waktu lalu, Seventeen menanggapi tentang komentar yang menyebutkan bahwa mereka adalah penerus EXO dan BTS. Bahkan Seventeen sering dibandingkan dengan dua boy grup terpopuler tersebut sehingga mereka mendapat julukan EBS (gabungan atara EXO dan BTS).

Para member Seventeen mengucapkan banyak terimakasih karena adanya komentar yang menyebut Seventeen adalah penerus EXO dan BTS. Ini merupakan kebanggan tersendiri dimana grup yang debut tahun 2015 ini sudah mampu disejajarkan dengan nama EXO pemegang piala Daesang empat tahun berturut-turut dan BTS yang menjadi grup pertama kpop yang menerima piala dari penghargaan internasional Billboard.

Sayangnya Seventeen ingin menegaskan bahwa mereka ingin mengusung gaya bermusik mereka sendiri. Tanpa meniru konsep grup lain, Seventeen ingin dikenal dengan ciri khas grupnya sendiri.

“Suatu kehormatan besar bagi kami karena mendapat satu julukan bersama grup lain yang luar biasa. Itu membuat kami ingin meniru mereka dan terus mengusung gaya musik unik kami sendiri,” ujar member Seventeen.

“Kami ingin terus bekerja keras dan memenangkan penghargaan seperti mereka. Mereka luar biasa. Kami akan terus bekerja keras dan menjadi lebih baik,” sambung Seungkwan.

Dalam MV ‘Don’t Wanna Cry’, para member bekerja keras untuk menghasilkan suatu karya yang baus dari pada sebelumnya. Konsep yang diusung juagberbeda denga MV-MV yang sebelumnya dimana Mingyu cs mengusung cerita sedih namun tetap berusaha untuk menghadirkan semangat di dalamnya.

“Kami bekerja bersama sebagai kerja tim. Kami mencoba menampilkan perasaan sedih dan rumit dari lirik kami ke dalam koreografi. Dance baru kami adalah salah satu yang harus diperhatikan. Sebelumnya dance kami selalu kuat dan energik, tapi kali ini kami mencoba memberikan penekanan lebih,” pungkas Hoshi.